SP-12/KO.13/2026
SIARAN PERS
OJK PERKUAT EKOSISTEM KEUANGAN INKLUSIF DUKUNG
PENGEMBANGAN EKONOMI DAERAH DAN LUMBUNG PANGAN NASIONAL

Semarang, 10 Juli 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Tengah bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Jawa Tengah berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dalam rangka mendukung percepatan pembangunan ekonomi daerah melalui peningkatan akses keuangan yang inklusif dan berkelanjutan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan kegiatan Kolaborasi Literasi dan Inklusi Keuangan (KLIK) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan Business Matching Produk Pangan Lokal Kabupaten Magelang dengan tema "Penguatan Ekosistem Keuangan Inklusif untuk Mendukung Program Pengembangan Ekonomi Daerah dan Program Makan Bergizi Gratis" di Kabupaten Magelang, Rabu (8/7).
Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan Akta Kesepakatan Bersama Pengembangan Ekosistem Keuangan Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) Kabupaten Magelang sebagai komitmen bersama dalam memperkuat sinergi pengembangan ekonomi daerah melalui dukungan pembiayaan, penguatan rantai pasok pangan lokal, dan peningkatan akses keuangan bagi sektor produktif.
Dalam sambutannya, Kepala OJK Provinsi Jawa Tengah Hidayat Prabowo menyampaikan apresiasi atas penandatanganan kesepakatan bersama dalam pengembangan ekosistem keuangan PED di Kabupaten Magelang. "Kami berharap kerja sama ini menjadi dasar implementasi program yang terarah, terukur, dan berkelanjutan," ujar Hidayat.
Hidayat menambahkan bahwa kolaborasi tersebut diharapkan menjadi model sinergi yang menghubungkan ekosistem pangan lokal, Program MBG, IJK, dan pemerintah daerah sehingga mampu memperkuat akses keuangan, ketahanan rantai pasok, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah guna meneguhkan Jawa Tengah sebagai lumbung pangan nasional.
Kegiatan ini merupakan sinergi OJK, TPAKD, Pemerintah Daerah, dan Industri Jasa Keuangan (IJK) dalam memperkuat akses keuangan bagi sektor produktif, khususnya komoditas pangan lokal, meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, serta memperluas akses terhadap produk dan layanan jasa keuangan. Selain itu, kegiatan ini mendorong kolaborasi antara SPPG, yayasan mitra, kelompok tani, peternak, pelaku usaha pangan lokal, IJK, dan para pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem pembiayaan dan rantai pasok pangan lokal yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan guna mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta penguatan Jawa Tengah sebagai lumbung pangan nasional.
Sebanyak 500 peserta mengikuti kegiatan yang terdiri atas SPPG se-Kabupaten Magelang, yayasan mitra SPPG, kelompok tani, peternak ayam petelur, pelaku IJK, Pemerintah Daerah, serta pemangku kepentingan terkait.
Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Magelang Nanda Cahyadi Pribadi, mewakili Bupati Magelang, Pengarah Bidang Pertanian pada Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah Sarworini, Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia Jawa Tengah 1 Fanny Rifqy El Fuad, Direksi PT BPD Jawa Tengah Mas Waris, serta pimpinan IJK dari PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo), PT Pegadaian, PT BPR Bank Bapas 69 (Perseroda), dan PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia.
Pengarah Bidang Pertanian pada Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah Sarworini berharap kegiatan ini menghasilkan langkah konkret yang dapat segera ditindaklanjuti untuk memperkuat rantai pasok pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, peternak, nelayan, dan pelaku UMKM, serta mendukung keberhasilan Program MBG di Provinsi Jawa Tengah.
Sementara itu, mewakili Bupati Magelang, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Magelang Nanda Cahyadi Pribadi, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Magelang dalam memperkuat ekosistem pangan lokal melalui pemberdayaan petani, peternak, dan pelaku usaha pangan lokal serta mendorong keterlibatan IJK dalam memperluas akses pembiayaan dan layanan keuangan formal.
Selain sesi business matching produk pangan lokal, peserta juga memperoleh edukasi mengenai pengelolaan keuangan, pemanfaatan produk dan layanan jasa keuangan, pembiayaan, asuransi, investasi yang legal, serta potensi pengembangan komoditas pangan lokal sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, OJK bersama Pemerintah Daerah, IJK, dan seluruh pemangku kepentingan berkomitmen memperkuat sinergi dalam membangun ekosistem keuangan yang inklusif, memperluas akses pembiayaan bagi sektor produktif, serta memperkuat rantai pasok pangan lokal. Sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED), keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta program prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
****
Informasi lebih lanjut:
Kepala OJK Provinsi Jawa Tengah – Hidayat Prabowo;
Telp. (024) 8600 3000.