SP 60/DHMS/OJK/XI/2019
SIARAN PERS
OJK TINGKATKAN KONTRIBUSI
BAGI PEREKONOMIAN NASIONAL DAN INKLUSI BAGI KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
PERAYAAN HUT KE 8 OJK
Jakarta, 22 November 2019. Otoritas Jasa
Keuangan (OJK) merayakan Hari Ulang Tahun yang ke 8 dengan tekad untuk
meningkatkan kontribusinya bagi perekonomian nasional dan peran inklusi bagi
kesejahteraan masyarakat.
"OJK harus dapat berkontribusi lebih untuk
merespon cita-cita dan upaya besar Pemerintah untuk mewujudkan Indonesia yang
lebih maju dan sejahtera," kata Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso
dalam upacara peringatan HUT OJK ke 8 di Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat.
Dengan komitmen itu, lanjut Wimboh, OJK harus
mampu memfasilitasi penyediaan alternatif sumber pembiayaan yang dibutuhkan
untuk proyek-proyek infrastruktur dan sektor-sektor prioritas Pemerintah serta
membuka akses keuangan bagi pemberdayaan UMKM.
OJK lanjut Wimboh, juga harus terlibat aktif
membantu Pemerintah dalam menyikapi dampak negatif pelemahan ekonomi global
dengan mendorong pengembangan sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru, menggerakkan
industri berorientasi ekspor dan substitusi impor, mengembangkan pariwisata
hingga mendorong berkembangnya industri kreatif dan industri di bidang
teknologi.
"Pemerintah telah mencanangkan untuk
menjadikan Indonesia sebagai negara maju di tahun 2045 nanti. Untuk itu, OJK
harus mengambil peranan dan menjadi solusi dalam upaya besar negeri ini,"
katanya.
Salah satu langkah yang harus dilakukan OJK,
lanjut wimboh adalah menciptakan industri keuangan yang berdaya saing dan
dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat dengan mengadopsi
teknologi yang tepat guna, sehingga bisa mendorong transformasi inovasi
keuangan digital di sektor keuangan, termasuk mendorong berkembangnya start-up
fintech.
Selain itu, OJK harus berperan lebih aktif dalam
meningkatkan literasi dan inklusi keuangan serta memastikan terjaganya
perlindungan konsumen dan masyarakat yang akan membuka lebar kesempatan
masyarakat meningkatkan kesejahteraannya.
Untuk mencapai hal itu, OJK telah menjadikan
pengembangan kapasitas sumber daya manusia OJK sebagai prioritas utama melalaui
kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk otoritas pengawas keuangan atau bank
sentral di negara lain serta lembaga internasional.
Peningkatan kapasitas SDM OJK ini juga didukung
dengan transformasi proses bisnis internal OJK berbasis teknologi, sehingga
dapat menghasilkan hasil kerja yang lebih berkualitas, cepat, tepat dan
efisien.
OJK saat ini memiliki sekitar 3600 pegawai yang
tersebar di 9 Kantor Regional dan 29 Kantor OJK Daerah di seluruh Indonesia.
Upacara peringatan HUT 8 OJK juga digelar serentak di semua Kantor Regional dan
Kantor OJK Daerah.
***
Informasi lebih lanjut:
Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan
Manajemen Strategis Anto Prabowo Telp. 021.29600000 Email: anto.prabowo@ojk.go.id. Kontak OJK 157
(WA 081157157157).