SP-6/HM/OJK/IV/2026
SIARAN PERS
SINERGI OJK DAN FKIJK DIY PERKUAT LITERASI DAN INKLUSI KEUANGAN SYARIAH
Gelar Funvestment Day: Edukasi SR024 & Tips Investasi Syariah
Yogyakarta, 2 April 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah guna mendorong pemahaman produk jasa keuangan syariah dan pertumbuhan industri keuangan syariah yang lebih kuat dan berkelanjutan.
Upaya tersebut diwujudkan melalui sinergi dengan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) DIY melalui kegiatan FK-IJK DIY Course untuk Anggota FKIJK DIY dan Mahasiswa di DIY yang diselenggarakan di Kantor OJK DIY, Rabu, dengan tema Funvestment Day: Edukasi SR024 & Tips Investasi Syariah.
Kepala OJK DIY, Eko Yunianto, menyampaikan bahwa berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) Tahun 2025, literasi dan inklusi keuangan syariah masih memiliki ruang yang sangat besar untuk terus ditingkatkan. Tingkat literasi keuangan syariah secara nasional tercatat baru mencapai 43,42 persen, sedangkan tingkat inklusi keuangan syariah masih berada di angka 13,41 persen, atau masih di bawah capaian keuangan konvensional yang mencapai 66,46 persen untuk literasi dan 80,51 persen untuk inklusi.
“Tantangan kita ke depan bukan hanya memperluas akses, tetapi juga memastikan masyarakat memiliki pemahaman yang baik, sikap yang tepat sehingga perlu dilakukan edukasi keuangan yang masif seperti kegiatan kita hari ini," ujar Eko.
Eko juga menyampaikan harapan melalui edukasi ini agar masyarakat semakin percaya diri untuk memulai dan mengembangkan investasi secara cerdas, sesuai dengan profil risiko, serta sejalan dengan prinsip syariah.
“Melalui edukasi ini, kami mendorong masyarakat untuk lebih aktif berinvestasi dan mengelola keuangan secara syariah, karena selain memberikan kepastian prinsip dan transparansi, investasi syariah juga mendukung keberlanjutan dan memberi manfaat bagi perekonomian nasional," tambah Eko.
Eko juga menambahkan bahwa peningkatan literasi dam inklusi keuangan merupakan tugas bersama yang membutuhkan kolaborasi berkelanjutan dengan seluruh pihak.
Dalam kegiatan FK-IJK DIY Course Funvetment Day: Edukasi SR024 & Tips Investasi Syariah, peserta diperkenalkan dengan Sukuk Ritel seri SR024, instrumen investasi syariah yang diterbitkan oleh Pemerintah Republik Indonesia. SR024 merupakan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Ritel yang dikelola sesuai prinsip syariah, menawarkan imbal hasil tetap yang dibayarkan setiap bulan, serta dijamin oleh negara.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Perwakilan Bursa Efek Indonesia Yogyakarta sekaligus Wakil Ketua 3 Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan DIY, Irfan Noor Riza.
Dalam sambutannya Irfan Noor Riza menyampaikan apresiasi kepada OJK atas dukungannya dan kerja sama dalam penyelenggaraan kegiatan edukasi ini.
“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DIY atas peran aktif dan dukungannya dalam memfasilitasi kegiatan edukasi keuangan ini. Dukungan tersebut mencerminkan kuatnya sinergi antara regulator, pelaku industri jasa keuangan, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat," kata Irfan.
Kegiatan edukasi ini dihadiri 100 peserta lebih dari Anggota FKIJK DIY dan Mahasiswa di wilayah DIY dan menghadirkan narasumber yaitu Deputi Direktur Pembiayaan Syariah Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Agus Prasetya Laksono dan Direkur Fixed Income PT Binaartha Sekuritas Adi Prasetia.
OJK DIY akan terus berkomitmen memperkuat keuangan syariah melalui edukasi berkelanjutan, sinergi lintas pemangku kepentingan, serta perluasan akses layanan keuangan syariah yang aman dan berkeadilan, sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif.
***
Informasi lebih lanjut:
Kepala OJK Daerah Istimewa Yogyakarta Eko Yunianto
Telp. (0274) 460 5790