SP-6/KO.13/2026
SIARAN PERS
TINGKATKAN LITERASI KEUANGAN, OJK JATENG
GELAR PELATIHAN BAGI ANGGOTA PGRI DAN FORUM OSIS

Semarang, 21 Mei 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Tengah terus berupaya meningkatkan literasi keuangan di lingkungan pendidikan, termasuk kepada anggota PGRI dan Forum OSIS sebagai bagian penting dalam membangun generasi yang cerdas, mandiri, dan melek finansial.
Demikian disampaikan Kepala OJK Provinsi Jawa Tengah Hidayat Prabowo pada kegiatan Training of Trainers (ToT) kepada seluruh anggota PGRI dan pengurus OSIS SMA/MA/SMK dengan tema “Guru Berdaya, Pelajar Cerdas Keuangan, Ekosistem Sekolah Cakap Keuangan" di Kantor OJK Provinsi Jawa Tengah, Rabu (20/5).
“Penguatan literasi keuangan saat ini menjadi semakin penting seiring meningkatnya akses masyarakat terhadap layanan keuangan digital yang diikuti dengan meningkatnya berbagai risiko, seperti investasi ilegal, pinjaman online ilegal, judi online, penipuan digital, dan penyalahgunaan data pribadi," kata Hidayat.
Menurutnya, literasi keuangan perlu ditanamkan secara lebih dini melalui pendekatan yang kontekstual dan aplikatif. Dalam hal ini, guru dan pengurus OSIS memiliki peran strategis sebagai duta literasi keuangan di lingkungan sekolah yang dapat mendorong terbentuknya perilaku keuangan yang sehat, cerdas, dan bertanggung jawab.
Lanjutnya, kegiatan ini menjadi wujud kolaborasi antara OJK, Pemerintah Daerah, PGRI, Bursa Efek Indonesia, sekolah, industri jasa keuangan, serta pelajar dalam memperkuat kecakapan keuangan masyarakat sejak usia dini.
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman peserta terkait pengelolaan keuangan, pengenalan produk dan layanan jasa keuangan formal, pasar modal, pelindungan konsumen, serta kewaspadaan terhadap aktivitas keuangan ilegal.
“Kami berharap Bapak/Ibu guru dan pengurus OSIS dapat menjadi penggerak edukasi keuangan di sekolah, sehingga terbangun ekosistem literasi keuangan yang lebih luas, terstruktur, dan berkelanjutan," kata Hidayat.
Hadir pada kegiatan dimaksud Kepala Biro Perekonomian Sekda Provinsi Jawa Tengah Johan Hadiyanto, Wakil Sekretaris PGRI Provinsi Jawa Tengah Saptono Nugrohadi, Kepala Bidang Pendidikan Menengah Kejuruan Robberto Agung Nugroho, Kepala Bursa Efek Indonesia Jawa Tengah 1 Fanny Rifqi El Fuad.
Kegiatan literasi di kalangan pendidik juga disambut baik dan diapresiasi oleh Kepala Biro Perekonomian Sekda Provinsi Jawa Tengah Johan Hadiyanto.
“Pembangunan daerah saat ini tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang mampu beradaptasi terhadap perubahan. Di tengah perkembangan teknologi dan ekonomi digital yang semakin pesat, generasi muda perlu dibekali kemampuan berpikir kritis, pengambilan keputusan yang bijak, serta kecakapan dalam mengelola keuangan sejak dini," kata Hadiyanto.
Lanjutnya, kegiatan dimaksud diharapkan dapat melahirkan berbagai inisiatif di sekolah yang mendorong budaya cakap keuangan, budaya menabung, pemanfaatan teknologi secara bijak, serta peningkatan kesadaran terhadap pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat.
Dalam kesempatan yang sama Wakil Sekretaris PGRI Provinsi Jawa Tengah Saptono Nugrohadi mengapresiasi inisiasi OJK Jawa Tengah dalam memberikan pelatihan bagi para guru dan pengurus OSIS.
Selain itu, Kepala Bidang Pendidikan Menengah Kejuruan Robberto Agung Nugroho juga menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas para guru dan pengurus OSIS akan berkontribusi pada peningkatan literasi keuangan di lingkungan sekolah.
“Semoga dengan terselenggaranya kegiatan ini, para peserta dapat lebih memahami cara pengelolaan keuangan yang baik sekaligus dapat terhindar dari aktivitas keuanga ilegal" kata Saptono.
Kegiatan ini terlaksana dengan adanya kolaborasi antara OJK Provinsi Jawa Tengah, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Biro Perekonomian Provinsi Jawa Tengah, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Jawa Tengah, Kantor Perwakilan Bank Indoneaia Jawa Tengah dan Forum OSIS SMA/MA/SMK Jawa Tengah dan Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia Jawa Tengah 1.
Pelaksanaan kegiatan Training of Trainers (ToT) dimaksud menjadi bagian dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional 2026 dan Kick Off Bulan Literasi Keuangan.
Kegiatan dilaksanakan secara hybrid dan disaksikan secara serentak di Kantor OJK Provinsi Jawa Tengah, Kantor OJK Solo, dan Kantor OJK Purwokerto. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan pengurus PGRI Provinsi Jawa Tengah serta guru dan siswa-siswi di wilayah Jawa Tengah yang mengikuti acara secara luring maupun daring.
OJK Provinsi Jawa Tengah menyampaikan materi mengenai pengelolaan keuangan, kewaspadaan terhadap investasi dan pinjaman online ilegal, penipuan di sektor jasa keuangan, serta praktik judi online. Narasumber dari Bank Indonesia menyampaikan materi tentang sistem pembayaran digital dan pelindungan konsumen. Narasumber dari Bursa Efek Indonesia menyampaikan paparan tentang pengenalan pasar modal.
Melalui sinergi ini, diharapkan program edukasi dapat menjangkau serta membentuk sekitar 200 ribu guru di seluruh Jawa Tengah sebagai 'Duta Literasi Keuangan'. Para guru tersebut diharapkan dapat berperan sebagai: rujukan, narasumber, dan tempat bertanya terkait edukasi keuangan; teladan dalam penerapan kecakapan keuangan; serta penggerak perubahan di lingkungan masing-masing secara cepat, berkelanjutan, dan dimulai dari langkah-langkah sederhana.
Seluruh peserta edukasi yang hadir juga diharapkan mampu menjadi agen perubahan dan teladan di sekolah maupun lingkungan sekitarnya dengan meneruskan informasi dan pengetahuan yang diperoleh kepada guru, siswa, serta masyarakat. Dengan demikian, tingkat literasi keuangan di lingkungan pendidikan diharapkan semakin meningkat sehingga masyarakat dapat memanfaatkan layanan keuangan secara optimal serta terhindar dari praktik keuangan ilegal.
***
Informasi lebih lanjut
Kepala OJK Provinsi Jawa Tengah – Hidayat Prabowo
Telp. (024) 8600 3000